Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
kompasjurnalis.my.id kompasjurnalis.my.id kompasjurnalis.my.id
kompasjurnalis.my.id kompasjurnalis.my.id kompasjurnalis.my.id
  • Beranda
  • Box Redaksi
  • Agribisnis
  • Pertanian
  • Berkebun
  • Perikanan
  • Kehutanan
  • Kriminal
  • Krimsus
  • Perhubungan
  • Pembangunan
  • Kritikan
  • Saran
  • Agrikultur
  • Lingkungan
  • Nasional
  • Daerah
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Bisnis
  • TNI
  • POLRI
  • Kejaksaan
  • Opini
  • UMKM
  • Budaya

Welcome to the ultimate source for fresh perspectives! Explore curated content to enlighten, entertain and engage global readers.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn

Recent Posts

  • Pertamina Diminta Kaji Ulang Larangan Pengecer BBM di Bengkalis
    oleh admin
    29 Oktober 2026
  • Ada Indikasi Pasang Badan Lindungi Master X Dalam Kasus Rp 1,7 M, CHK Ingatkan Kejari Aceh Singkil Harus Jeli Membidik Tersangka
    oleh admin
    29 Oktober 2026
  • Halo dunia!
    oleh admin
    27 Oktober 2026
  • Championship Final Draws Huge Crowd
    oleh admin
    1 Oktober 2025
  • Beranda
  • Box Redaksi
  • Agribisnis
  • Pertanian
  • Berkebun
  • Perikanan
  • Kehutanan
  • Kriminal
  • Krimsus
  • Perhubungan
  • Pembangunan
  • Kritikan
  • Saran
  • Agrikultur
  • Lingkungan
  • Nasional
  • Daerah
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Bisnis
  • TNI
  • POLRI
  • Kejaksaan
  • Opini
  • UMKM
  • Budaya
Buy Now
Close

Search

Aceh SingkilNasional

Ada Indikasi Pasang Badan Lindungi Master X Dalam Kasus Rp 1,7 M, CHK Ingatkan Kejari Aceh Singkil Harus Jeli Membidik Tersangka

By admin
29 Oktober 2026 2 Min Read
0

Aceh Singkil, Kompas Jurnalis 29/10/2026 – Penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah senilai total Rp 2,51 miliar pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Singkil kini diwarnai isu krusial.

Saat ini beredar informasi adanya indikasi pihak ketiga yang akan pasang badan untuk melindungi “Master X” sang penikmat utama hasil korupsi Klaster Dana Bencana Rp1,77 Miliar dari jeratan hukum.

Pihak ketiga tersebut disebut-sebut merupakan orang dekat di lingkaran Master X yang selama ini mendapat berbagai kemudahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil. Pihak ketiga ini kabarnya sebelumnya sudah diperiksa oleh penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Singkil.

Menurut Direktur Central Hukum & Keadilan (CHK) Aceh Singkil, Razaliardi Manik, pihak ketiga ini disinyalir berperan sebagai penghubung dalam proyek pengadaan pakaian seragam sekolah tersebut. Skenario yang diduga tengah dibangun adalah pihak ketiga ini nantinya akan mengakui dirinya sebagai pelaksana kegiatan, termasuk mengaku sebagai pelaku tunggal yang memanipulasi legalitas CV Era Global Mandiri (CV EGM). Padahal, perusahaan tersebut sebenarnya bergerak di bidang jasa konstruksi (bangunan/infrastruktur), bukan klasifikasi usaha untuk pengadaan pakaian atau garmen.

Dengan skenario tersebut, pihak ketiga ini akan diposisikan sebagai perantara yang bertugas mencatut akun e-katalog perusahaan, melakukan komunikasi dengan dinas terkait, hingga melakukan penarikan dana di bank.

“Bisa saja makelar atau penghubung inilah nantinya dijadikan bumper. Orang inilah yang wajah dan identitasnya terekam saat mengurus administrasi di dinas atau melakukan transaksi keuangan di perbankan,” kata Razaliardi Manik kepada wartawan, Kamis (29/10/2026).

Menurut analisa Razaliardi, strategi menjadikan pihak ketiga sebagai saksi kunci atau bumper ini sengaja dirancang agar Master X bisa terhidar dan sekaligus memutus rantai hukum dalam mengjar pelaku utama proyek pengadaan seragam sekolah yang sebenarnya.

Melalui pola ini, sebutnya, sang bumper akan ditempatkan sebagai pelaku utama pengadaan ilegal atau penipuan identitas yang seolah-olah bertindak atas inisiatif pribadinya sendiri demi mencari keuntungan kecil. Padahal, aliran dana utamanya diduga kuat sudah disetorkan secara tunai kepada Master X selaku aktor kakap.

Oleh karena itu, CHK mengingatkan tim penyidik Kejari Aceh Singkil agar tidak terkecoh oleh pengakuan-pengakuan yang sengaja dirancang untuk mengaburkan substansi perkara. Jaksa diminta harus jeli melihat ke mana arah perputaran uang yang sesungguhnya.

“Kami meminta Kejari Aceh Singkil untuk sangat jeli dan tidak langsung puas dengan pengakuan dari pihak yang diduga sengaja dipasang sebagai tameng ini. Uang patungan dari tiga orang untuk mengembalikan kerugian negara sebelumnya adalah bukti otentik adanya keterlibatan kolektif,” tegas Razaliardi.

Ia menambahkan, pembajakan akun e-katalog CV EGM dan pengondisian anggaran bencana senilai Rp1,77 miliar dengan indikasi kerugian yang ditemukan BPK mencapai Rp 687,5 juta, tidak mungkin bisa mulus tanpa adanya pengaruh besar dari oknum pejabat eksternal kuat yang mengendalikan birokrasi dari luar dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil.

“Jangan biarkan hukum hanya menyentuh para pelaksana teknis atau makelar yang pasang badan. Kejaksaan memiliki instrumen hukum yang kuat untuk membongkar kejahatan kerah putih ini sampai ke akarnya. Dia berharap publik Aceh Singkil terus mengawal kasus ini dan menunggu keberanian Kejari untuk menyeret Master X ke meja hijau tanpa pandang bulu,” pungkas Razaliardi Manik.

Jurnalis  :  D. S

Editor     : Redaksi Media 3k3 Group

admin
Author: admin

Tags:

Aceh Singkil
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Halo dunia!

Next

Pertamina Diminta Kaji Ulang Larangan Pengecer BBM di Bengkalis

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Pertamina Diminta Kaji Ulang Larangan Pengecer BBM di Bengkalis
  • Ada Indikasi Pasang Badan Lindungi Master X Dalam Kasus Rp 1,7 M, CHK Ingatkan Kejari Aceh Singkil Harus Jeli Membidik Tersangka
  • Halo dunia!
  • Championship Final Draws Huge Crowd
  • Twitter Is Now Officially X

Komentar Terbaru

  1. Seorang Komentator WordPress mengenai Halo dunia!

Arsip

  • Oktober 2026
  • Oktober 2025
  • September 2025

Kategori

  • Aceh Singkil
  • Bengkalis
  • Daerah
  • Nasional
  • Riau
  • Tak Berkategori
Hey, I'm Alex. I'm a full-time blogger.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Blogsy Media

Full-Time Blogger

2022-present

Bright Pen

Content Writer

2019-2021

Blog Nest Weekly

Guest Blogger

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Pertamina Diminta Kaji Ulang Larangan Pengecer BBM di Bengkalis
    oleh admin
    29 Oktober 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    oleh admin
    30 September 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    oleh admin
    30 September 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    oleh admin
    1 Oktober 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Welcome to the ultimate source for fresh perspectives! Explore curated content to enlighten, entertain and engage global readers.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn

Latest Posts

  • Twitter Is Now Officially X
    Life is often defined by big milestones, but the real… Read more: Twitter Is Now Officially X
  • Travel to Make Your Child Happy
    Life is often defined by big milestones, but the real… Read more: Travel to Make Your Child Happy
  • Travel and Enjoy Delicious Foods
    Discover the joys of sharing your passions, stories, and experiences… Read more: Travel and Enjoy Delicious Foods

Pages

  • About
  • Contact
  • Stories
  • Typography
  • Terms and conditions

Contact

Phone

+342348343

+348796543

Email

hi@blogsy.com

support@blogsy.com

Location

New York, USA

Copyright 2026 — kompasjurnalis.my.id. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme